Faktababel.id – Proses penangkapan para terduga koruptor dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Rejang Lebong ternyata penuh dengan aksi dramatis. Tim penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus berjibaku melakukan pembuntutan intensif sejak siang hari hingga larut malam pada Kamis (12/3/2026).
Jurubicara KPK, Budi Prasetyo, menceritakan bagaimana tim sempat kehilangan jejak saat para target memasuki gang-gang sempit di wilayah Bengkulu. Langkah tersebut diduga sengaja dilakukan para pelaku untuk mengecoh petugas yang mengikuti mereka.
Aksi Kejar-kejaran dan Penangkapan Saat Bukber
Keberuntungan berpihak pada tim KPK saat target kembali terlihat berganti kendaraan. Penindakan akhirnya dilakukan saat tersangka berinisial HEP sedang menikmati momen berbuka puasa. Namun, situasi kembali menegang ketika salah satu pihak berinisial IRS mencoba melarikan diri dengan mobil.
Aksi kejar-kejaran di jalanan Bengkulu pun tidak terhindarkan sebelum akhirnya petugas berhasil menghentikan paksa kendaraan pelaku. “Tim tetap sigap di lapangan meskipun para target berusaha melakukan berbagai upaya untuk menghindar,” ujar Budi dalam keterangannya.
9 Orang Diterbangkan ke Jakarta
Dari total 13 orang yang sempat diamankan di lokasi, 9 orang di antaranya akhirnya diterbangkan ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK. Selain mengamankan para pelaku, petugas juga menyita uang tunai ratusan juta rupiah yang ditemukan tersebar di dalam mobil dan rumah pribadi para tersangka.
Keberhasilan operasi ini menunjukkan komitmen kuat KPK dalam mengawasi integritas pejabat daerah, bahkan di tengah momentum bulan suci Ramadan. Saat ini, penyidik terus mendalami aliran dana dan keterlibatan pihak lain dalam skandal suap proyek tersebut.
(*Drw)









