Skandal Fiskal? Herditya Soroti Outlook Negatif Indonesia di Tengah Penguatan Rupiah

BI Tegaskan Aturan Pembayaran Tunai: Dilarang Menolak Rupiah!
/(ilustrasi/@pixabay)

Faktababel.id — Nilai tukar rupiah kembali menunjukkan tajinya dengan menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada transaksi Rabu (6/5/2026). Penguatan ini memberi sinyal positif bagi pelaku pasar di tengah ketidakpastian global yang masih membayangi.

Melansir data Refinitiv, mata uang Garuda terpantau terapresiasi 0,03% ke posisi Rp17.405 per dolar AS pada pukul 11.27 WIB. Sebelumnya, rupiah sempat membuka hari dengan melesat 0,34% ke level Rp17.350 per dolar AS, membalikkan tren pelemahan Rp17.410 pada penutupan hari sebelumnya.

Indeks Dolar AS (DXY) Merosot

Keperkasaan rupiah selaras dengan pelemahan indeks dolar AS (DXY) yang merosot 0,21% ke posisi 98,234. Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menjelaskan bahwa meskipun tekanan capital outflow masih terasa, koreksi kurs ini justru membuat harga saham lokal menjadi lebih kompetitif bagi investor asing.

  • Status Saham: Banyak saham kini berada di area oversold, sehingga investor domestik diimbau memanfaatkan momentum untuk menopang IHSG.

  • Sentimen Positif: Pelaku pasar menanti prospek rebalancing indeks MSCI dan FTSE yang diharapkan mampu menyuntikkan energi tambahan bagi pasar modal.

Waspada Risiko Fiskal dan Konflik Geopolitik

Di sisi lain, analis MNC Sekuritas, Herditya, mengingatkan adanya faktor risiko yang tetap harus diwaspadai:

  1. Konflik Timur Tengah: Tensi geopolitik yang memicu peralihan ke aset pelindung (safe haven).

  2. Outlook Rating: Risiko fiskal yang sempat menurunkan rating outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif.

  3. Emiten Rentan: Investor disarankan selektif terhadap emiten yang memiliki utang dolar AS atau sangat bergantung pada bahan baku impor.

Dengan fluktuasi yang masih tinggi, transparansi kebijakan fiskal dan penguatan cadangan devisa menjadi kunci dalam menjaga stabilitas rupiah di pekan pertama Mei ini.

*(Drw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *