Breaking News
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani Pastikan Stok Lima Juta Ton Aman Bagi Haidar, Kapolri memilih jalur berbeda dengan mempercepat penanganan, menjaga stabilitas, serta membuka koordinasi dengan Kejaksaan Agung sebagai pihak yang akan melanjutkan penyidikan. Plt Jampidsus menyatakan penyerahan dilakukan untuk mempercepat penyelesaian, mengembangkan alat bukti, memaksimalkan barang bukti, dan memperkuat sinergi. Kejaksaan juga menyatakan koordinasi dengan Kortas Tipikor Polri akan tetap berlangsung. “Artinya, hasil kerja Polri tetap menjadi fondasi perkara, meskipun kendali penyidikan berikutnya berada di Kejaksaan Agung,” ungkapnya. Keenam, keputusan tersebut memperlihatkan kepercayaan diri Polri. Kapolri tidak takut berbagi ruang penegakan hukum karena Polri telah meninggalkan jejak kerja yang dapat diuji. Saksi telah diperiksa, ahli telah dimintai keterangan, lokasi telah digeledah, aset telah diamankan, tersangka telah ditetapkan, dan satu tersangka telah ditahan.Kejahatan & Keadilan Penyerahan perkara tidak dapat menghapus fakta siapa yang membuka pintu pertama. Apa pun hasil akhirnya, sejarah perkara ini akan mencatat bahwa Polri berani memasuki wilayah yang selama ini dipersepsikan sensitif dan sulit disentuh. Ketujuh, Kapolri sedang melindungi para penyidik dari konflik yang tidak perlu. Para penyidik Kortas Tipikor dan Polda Metro Jaya telah menjalankan tugas berisiko tinggi. Mereka tidak boleh dibiarkan menanggung beban pertarungan institusional setelah berhasil melaksanakan tindakan hukum. Temukan lebih banyak Hukum Pidana Opini Kemiskinan & Kelaparan Dengan mengambil alih komunikasi pada tingkat pimpinan, Kapolri mengirimkan instruksi bahwa penyidik harus tetap bekerja berdasarkan alat bukti dan hukum. Persoalan antarlembaga diselesaikan oleh para pemimpin, bukan dibebankan kepada personel lapangan. Kapolri menjaga agar keberanian penyidik tidak dibayar dengan benturan korps, tekanan personal, ataupun perang informasi. Kedelapan, langkah Kapolri menyelamatkan Polri dari jebakan framing sebagai institusi yang haus konflik. Polri dapat bertindak tegas tanpa harus tampil agresif. Polri dapat membongkar perkara tanpa mempermalukan institusi lain. Polri dapat menetapkan pejabat tinggi sebagai tersangka tanpa mendeklarasikan permusuhan terhadap seluruh Kejaksaan. “Inilah kematangan kelembagaan. Keras terhadap dugaan kejahatan, tetapi tenang dalam mengelola hubungan negara,” ungkap Haidar. Kapolri menunjukkan bahwa keberanian bukan diukur dari seberapa keras institusi menyerang pihak lain. Keberanian diukur dari kemampuan menyentuh perkara sensitif, mempertanggungjawabkan alat bukti, lalu mencegah proses hukum tersebut merusak stabilitas nasional. Temukan lebih banyak Pengumpulan Feed & Bookmark Sosial Peta Hiburan & Game Kesembilan, pertemuan terbuka dengan Jaksa Agung sekaligus mengunci tanggung jawab Kejaksaan Agung di hadapan publik. Setelah menerima penanganan perkara dan menyatakan komitmen terhadap percepatan, profesionalisme, serta kesinambungan proses hukum, Kejaksaan kini memikul tanggung jawab untuk melanjutkan pekerjaan yang telah dibuka Polri. Polri tidak menyerahkan perkara secara diam-diam. Penyerahan dilakukan di hadapan publik, pejabat tinggi kedua institusi, dan perhatian luas masyarakat. “Dengan demikian, perkembangan perkara dapat diukur secara terbuka. Apakah pemeriksaan dilanjutkan, apakah alat bukti dikembangkan, apakah barang bukti dijaga, dan apakah para tersangka akhirnya dibawa ke pengadilan,” jelasnya. Jika perkara berkembang, keberhasilan itu berawal dari keberanian Polri membuka jalan. Jika perkara berhenti tanpa alasan yang dapat dipertanggungjawabkan, publik dapat menilai pihak mana yang tidak melanjutkan fondasi yang telah dibangun penyidik Polri. Kesepuluh, tindakan Kapolri menunjukkan kepemimpinan negara, bukan kepemimpinan yang terkurung oleh kepentingan institusi. Kapolri tidak hanya memikirkan siapa yang menguasai perkara. “Kapolri Jenderal Sigit juga memikirkan stabilitas nasional, hubungan aparat, kesinambungan penegakan hukum, moral penyidik, dan kepercayaan masyarakat. Kapolri menghadapi dua pilihan sulit. Mempertahankan perkara dapat memperbesar ketegangan dan membuka ruang tudingan rivalitas. Menyerahkan perkara dapat dipelintir sebagai kekalahan. “Kapolri memilih jalan yang lebih berat dengan menyerahkan kewenangan penyidikan sambil memastikan seluruh institusi tetap terikat pada tanggung jawab untuk menyelesaikan perkara,” tegas Haidar. Keputusan tersebut membutuhkan keberanian politik dan kedewasaan kelembagaan. Kapolri rela melepaskan panggung, tetapi tidak melepaskan tanggung jawab moral atas keberlanjutan perkara. Soliditas yang dibangun Kapolri tidak boleh disalahartikan sebagai perlindungan terhadap tersangka. Soliditas justru diperlukan agar tidak ada institusi yang dapat menggunakan konflik sebagai alasan menghentikan proses hukum. “Setelah Polri menyerahkan perkara, tidak ada lagi alasan menyebut penyidikan terganggu oleh rivalitas. Komunikasi telah dibuka. Ketegangan telah diredakan. Pimpinan institusi telah tampil bersama. Kini Kejaksaan Agung memiliki ruang penuh untuk membuktikan bahwa perkara akan dilanjutkan secara profesional, independen, dan transparan,” tuntas Haidar. Mantan Menko Polhukam Mahfud MD Sebut Pengalihan Berkas Kasus Febrie Merusak Sistem Juru Bicara KPK Budi Prasetyo Minta Publik Kawal Akuntabilitas Sinergi Antar Lembaga Anggota Polri Gugur Saat Jalankan Operasi Pemberantasan Narkotika Di Wilayah Katingan
Bola  

Moriyasu Panggil 27 Pemain untuk Laga Tandang Timnas Jepang Lawan Indonesia dan China

Reaksi para pemain Jepang saat pertandingan sepak bola kualifikasi Asia Piala Dunia FIFA 2026 antara Arab Saudi dan Jepang di King Abdullah Sports City di Jeddah pada 10 Oktober 2024. Foto : Istimewa

FAKTA GRUP – Pelatih kepala timnas Jepang, Hajime Moriyasu, telah mengumumkan pemanggilan 27 pemain untuk dua pertandingan tandang pada putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Jepang akan menghadapi Indonesia dan China dalam dua laga penting yang akan digelar bulan ini.

Pertandingan pertama akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Jumat depan. Empat hari setelahnya, Samurai Biru akan melanjutkan perjalanan mereka ke China untuk melakoni laga melawan tim tuan rumah di Stadion The Xiamen Egret pada Selasa pekan berikutnya, pukul 19.00 WIB.

Dari 27 pemain yang dipanggil, 23 di antaranya bermain di luar negeri, termasuk enam pemain yang tampil di Liga Champions musim ini. Keenam pemain tersebut adalah Wataru Endo (Liverpool), Hidemasa Morita (Sporting Lisbon), serta tiga pemain Celtic: Reo Hatate, Kyogo Furuhashi, dan Daizen Maeda. Takumi Minamino dari AS Monaco juga masuk dalam daftar pemain yang dipanggil.

Selain itu, ada empat pemain yang bermain di liga domestik Jepang, termasuk dua kiper: Keisuke Osako (Sanfrecce Hiroshima) dan Kosei Tani (Machida Zelvia). Dua pemain lainnya adalah bek Yuto Nagatomo (FC Tokyo) dan Kota Takai (Kawasaki Frontale).

Kehadiran sejumlah pemain bintang dari klub-klub Eropa menjadi kekuatan utama dalam skuad kali ini, meski Moriyasu terpaksa tidak memanggil striker andalan Ayase Ueda karena cedera. Sebagai gantinya, pelatih berusia 56 tahun ini akan mengandalkan Koki Ogawa dari NEC Nijmegen serta Kyogo Furuhashi dari Celtic, yang masing-masing sudah mencetak enam gol di musim ini.

Jepang kini memimpin klasemen Grup C dengan 10 poin, unggul lima poin dari Australia, Arab Saudi, dan Bahrain yang berada di posisi kedua hingga keempat. Dengan kemenangan dalam dua laga tandang ini, Jepang berusaha untuk memperkokoh posisi mereka di puncak klasemen.

Berikut adalah daftar 27 pemain yang dipanggil Hajime Moriyasu untuk menghadapi Indonesia dan China:

Kiper :

– Keisuke Osako (Sanfrecce Hiroshima)
– Kosei Tani (Machida Zelvia)
– Sion Suzuki (Parma)

Bek :

– Yuto Nagatomo (FC Tokyo)
– Shogo Taniguchi (Sint Truiden)
– Ko Itakura (Borussia Monchengladbach)
– Koki Machida (Union SG)
– Daiki Hashioka (Luton Town)
– Yukinari Sugawara (Southampton)
– Ayumu Seko (Grasshoppers)
– Kota Takai (Kawasaki Frontale)

Gelandang :

– Wataru Endo (Liverpool)
– Hidemasa Morita (Sporting Lisbon)
– Daichi Kamada (Crystal Palace)
– Reo Hatate (Celtic)
– Ao Tanaka (Leeds United)
– Joel Chima Fujita (Sint Truiden)

Penyerang :

– Junya Ito (Stade Reims)
– Keito Nakamura (Stade Reims)
– Takumi Minamino (AS Monaco)
– Yuki Ohashi (Blackburn Rovers)
– Kyogo Furuhashi (Celtic)
– Daizen Maeda (Celtic)
– Kaoru Mitoma (Brighton & Hove Albion)
– Koki Ogawa (NEC Nijmegen)
– Ritsu Doan (SC Freiburg)
– Takefusa Kubo (Real Sociedad)

Dengan komposisi pemain yang solid ini, Jepang tentu berharap dapat meraih hasil maksimal di dua pertandingan tandang tersebut dan terus mengukir prestasi di kualifikasi Piala Dunia 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *